Pertemuan ke 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Pertemuan ke 2

Post by Yorsi Nuzulia on Sat Aug 01, 2009 9:44 am

wah... ternyata kalian harus mengerjakan 2 posting sekaligus... tapi tetap semangat!!

pertanyaannya posting ke 2:
1.sebutkan 10 konsep geografi yang telah kalian baca dan sebutkan pengertiannya secara singkat!
2. jelaskan salah satu konsep geografi sesuai dengan kelompok kemarin. jelaskan dengan contoh! ( jawaban harus sesuai dengan hasil diskusi kelompok kalian kemarin).

jawaban maksimal 1 halaman kuarto
-ingat!!! jika ingin mengutip kalimat- kalimat dari buku, atau lainnya, jangan lupa sertakan sumber di sampingnya ok!!
- jika mau menjawab dalam bahasa inggris jangan menggunakan terjemahan, coba untuk menterjemahkan sendiri.... yang menggunakan bahasa inggris sendiri nilainya +20....

Yorsi Nuzulia
Admin

Jumlah posting : 39
Join date : 21.07.09
Age : 27
Lokasi : yogyakarta

Lihat profil user http://learnsgeography.forumotion.net

Kembali Ke Atas Go down

answer meeting second . numb1

Post by XF ERLI REMBULAN on Mon Aug 03, 2009 2:07 pm

1 .
a) concept of location
b) concept of distance
c) concept of achievability
d) concept of pattern
e) concept of morphology
f) concept of agglomeration
g) concept of utility valuel
h) concept of interaction
i) concept of area differentiation
j) concept of spatial interrelatedness

2. ( sorry , miss yorsi number two in the prosess but tomorrow will send )


Smile Smile

XF ERLI REMBULAN

Jumlah posting : 2
Join date : 03.08.09
Age : 23
Lokasi : SMAN TIRTONIRMOLO

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by Tyan Avenged on Tue Aug 04, 2009 8:15 pm

this my answer miss:

1.
-Concept of location
is especial concept to be used to know the phenomenon geosfer. .
concept of location concept divided for:
-absolute location:location of according to longitudinal and transversal situation have the character of remain to. .
- Location Relative:location depended by influence of vinicity area and in character change.
-Concept of distance
is long between two place. .
divided for:
-Absolute Distance, set of length measured with the kilometre. .
-Apart Relative, travelled distance using set of time. .
-Concept of achievability:concerning ketercapaian to reach an place, medium of what used, or communication means of what used etcetera.
-Concept of pattern:in the form of picture or phenomenon geosfer like river stream pattern, settlement pattern, breaking fold and others. .
-Concept of morphology:showing earth form as result of energy of endogen and eksogen forming lowland, plateau and mountain. .
-Concept of agglomeration:phenomenon subdividing in an area with the background of is existence of more giving elements of positive impact.
-Concept Of utility value:benefit given by an region on earth at mortal, will not is of equal at all of people.
-Concept Of Interpendencion:ante-room one with other dissimilar, for example interaction of between countryside with town.
-Concept of area differentation:area there are on earth differ one another. Earn careful the than pattern owned by an region regionally the other.
-Concept of spatial interrelatedness:relation between spreading an element with the other element at one particular place.

2.kmaren gag masok e bu. .jdinya gag tahu dan blum punya kelompok. . lol!

Chandra FiqTYANdi Al-Kaff/XF/10

FB/FS:Tyan_Avenged@yahoo.com


Terakhir diubah oleh Tyan Avenged tanggal Tue Aug 04, 2009 8:25 pm, total 2 kali diubah

Tyan Avenged

Jumlah posting : 2
Join date : 04.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by khalidaziz on Tue Aug 04, 2009 8:20 pm

. Erastothenes (abad ke-1)
geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bumi.

2. Claudius Ptolomaeus (abad ke-2)
Geografi adalah suatu penyajian dengan peta dan sebagian pemukaan bumi yang menunjukkan kenampakan umum yang terdapat padanya

3. Preston e James
Geografi dapat diungkapkan sebagai induk dari segala ilmu pengetahuan” karena banyak bidang ilmu pengetahuan selalu mulai dari keadaan muka bumi untuk beralih pada studinya masing-masing.

4. Lobeck (1939)
Gegografi adalah suatu studi tentang hubungan – hubungan yang ada antara kehidupan dengan lingkungan fisiknya.

5. Frank Debenham (1950)
Geografi adalah ilmu yang bertugas mengadakan penafsiran terhadap persebaran fakta, menemukan hubungan antara kehidupan manusia dengan lingkungan fisik, menjelaskan kekuatan interaksi antara manusia dan alam.

6. Ullman (1954)
Geografi adalah interaksi antar ruang

7. Maurice Le Lannou (1959)
Objek study geografi adalah kelompok manusia dan organisasinya di muka bumi.

8. James Fairgrive (1966)
Geografi memiliki nilai edukatif yang dapat mendidik manusia untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab terhadap kemajuan-kemajuan dunia. Ia juga berpendapat bahwa peta sangat penting untuk menjawab pertanyaan “di mana” dari berbagai aspek dan gejala geografi.

9. Strabo (1970)
Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakterisitik tertentu dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Pendapat ini kemuadian di sebut Konsep Natural Atrribut of Place.

10. Paul Claval (1976)
Geografi selalu ingin menjelaskan gejala gejala dari segi hubungan keruangan.

11. Prof. Bintarto (1981)
Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.

12. Hasil seminar dan lokakarya di Semarang (1988)
Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.

13. Depdikbud (1989)
Geografi merupakan suatu ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.

14. Herioso Setiyono (1996)
Geografi merupakan suatu ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya dan merujuk pada pola persebaran horisontal dipermukaan bumi.

15. Bisri Mustofa (2007)
Geografi merupakan ilmu yang menguraikan tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, faquna serta basil-basil yang diperoleh dari bumi.

16. Wikipedia
Geografi adalah ilmu tentang lokasi dan variasi keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu gê (”Bumi”) dan graphein (”menulis”, atau “menjelaskan”).

17. Harstone
Geografi adalah sebuah ilmu yang menampilkan relitas deferensiasi muka bumi seperti apa adanya,tidak hanya dalam arti perbedaan – perbedaan dalam hal tertentu, tetapi juga dalam arti kombinasi keseluruhan fenomena di setiap tempat, yang berbeda dari keadaanya di tempat lain.

18. Jhon Alexander
Geografi merupakan disiplin ilmu yang menganalisis variasi keruangan dalam veriabel kawasan-kawsandan hubungan antar variabel – variabel keruangan.

19. Ferdinand von Richthoven
Geografi adalah ilmu yang mempelajari gejala dan sifat pemukaan bumi dan penduduknya, disusun menurut letaknya, menerangkan baik tentang terdapatnya gejala – gejala dan sifat – sifat itu.

20. Ellsworth Hunthington.
Fisis determinis memandang manusia sebagai figur yang pasif sehingga hidupnya dipengaruhi oleh alam sekitarnya, sedangkan posibilisme memandang manusia sebagai makhluk yang aktif, yang dapat membudidayakan alam untuk menunjang hidupnya.
materi referensi:
Dari Y!A
aku ra duwe kelompox yoou understand


http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090728051331AAWPOmR

khalidaziz

Jumlah posting : 2
Join date : 04.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

jawab pertanyaan pertemuan ke 2

Post by XF DITO RAHMAWAN PUTRA on Wed Aug 05, 2009 6:23 am

1)

1.)concept of location
concept location is letak in permukaan earth example :mount beromo ada/terletak in east java
2)concept of distance
this concept is distance from one place to other place
3)concept of achievability
this concepet achievability is mudah dijangkau atau tidaknya suatu tempat example : from jakarta to place cirebon more easy dibandingkan with place jakarta from place palapa because kenadaraan jakarta to cirebon faster than jakarta to place palapa
4)concept of pattern
this concept is persebaran fenomena example pola pemukiman yang menyebar
5)concept of morphology
this concept is land type
6)concept of agglomeration
this concept is pola-pola pengelompokan/concentration
7)concept of utility valuel
nilai suatu tempat mempunyai kegunaan yang berbeda-beda dilihat dari fungsinya.
8)concept of interaction
this concept is yaitu keterkaitan dan ketergantungan satu tempat dengan satu tempat yang lain
9)concept of area differentiation
this concept is fenomena yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya atau kekhasan suatu tempat.
10)concept of spatial interrelatedness
this concept is
menunjukkan derajad keterkaitan antar wilayah, baik mengenai alam atau sosialnya.

2) kelompok

KONSEP KETERJANGKAUAN
mudah dijangkaunya atau tidak mudah di jangkaunya suatu tempat
adalah konsep yang memerlukan usaha untuk mencapai suatu tempat ,, mengingad bumi kita ini terdiri dari struktur tanah yang berbeda-beda maka untuk mencapainya pun perlu usaha yang berbeda-beda
keterjangkauan bisa berubah-ubah m,enurut kemajuan iptek,ekonomi,dan transportasi
contoh
adanya kemajuan iptek ,, kita dapat membuat jalan yang dapat memudahkan kita untuk mencapai suatu daerah yang terdapat di tengah hutan misalnya atau kkita harus melewati rawa-rawa untuk mencapai daerah tersebut dan dengan adanya jalan yang di buat untuk mempermudah kita mencapai daerah tersebut
addanya kemajuan ekonomi ,, dengan uang kita dapat membayar jasa atau kendaraan yang kita gunakan untuk mencaapai suatu tempat .
adanya kemajuan transportasi ,, kita dapat menggunakan pesawat terbang atau yang lainnya untuk mencapai daerah yang di kelilingi bukit , gunung atau pun yang terbentang oleh laut dan samudra .
keterjangkauan pada suatu daerah berbeda-beda menurut tempatnya atau lingkungannya .


Terakhir diubah oleh XF DITO RAHMAWAN PUTRA tanggal Fri Aug 07, 2009 4:33 pm, total 2 kali diubah

XF DITO RAHMAWAN PUTRA

Jumlah posting : 3
Join date : 04.08.09
Age : 22
Lokasi : jln bugisan selatan perum pesona bugisan B4

Lihat profil user http://saikozi.wordpress.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by XF KURNIA CAHYANINGTYAS on Wed Aug 05, 2009 1:43 pm

answer number 1:
1)concept of location
concept location is concept canned answer the question of where geographic location
2)concept of distance
concept distance is distance between a location to the other location
3)concept of achievability
this concept is connection one location with the other location,catched with tool and infranstructure tranportation
4)concept of pattern
catched with the spread fenomena geosfer in earth's surface
5)concept of morphology
catched with fauna earth's surface, as result energy aksogen and endogen
6)concept of agglomeration
naveled heap a area
7)concept of utility valuel
a value purpose area's in earth's surface
8)concept of interaction
interpendent between indication in earth's surface
9)concept of area differentiation
fenomena differenced between one are with other area
10)concept of spatial interrelatedness
catched disseminate a fenomena with other fenomena

answer number 2:
i'm sorry miss,me not yet discuss with my group.
so sorry. Very Happy

XF KURNIA CAHYANINGTYAS

Jumlah posting : 3
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by XF ARISTA PUTRI on Wed Aug 05, 2009 2:13 pm

1. Konsep Lokasi :Mengenai ttg letak dari suatu tempat/wilayah di permukaan bumi.
* Lokasi Absolut : Tempat/wilayahnya tetap dan tdk berpindah-pindah.
* Lokasi relative : Tempat/wilayahnya dpt berubah karna suatu faktor tertentu.

2. Konsep jarak : Jark antara satu tmpt ke tempat lainnya.
* Jarak Absolut : Dpt diukur dgn menggunakan satuan ukuran.
* Jarak relative : Dpt dikaitkan dg faktor waktu,ekonomi dan psikologis.

3. Konsep keterjangkauan :
Hub. antara satu tempat dgn tempat yg lainnya,yg dikaitkan dgn sarana dan prasarana angkutan.

4. Konsep pola :
Berkaitan dgn adanya persebaran fenomena geosfer di permukaan bumi.
Contoh : Persebaran flora dan fauna di seluruh belahan dunia.

5. Konsep Morfologi :
Berkaitan dgn fauna bentuk permukaan bumi, sebagai akibat tenaga eksogen dan endogen.
Contoh : Pegunungan, lembah, dataran rendah.

6. Konsep Aglomerasi :
Pemusatan penimbunan suatu kawasan
contoh : kawasan industri, pertanian, pemukiman.

7. Konsep nilai kegunaan :
Suatu nilai guna tempat –tempat di bumi.
Contoh : tempat wisata.

8. Konsep Interaksi dan Interpendensi :
Saling berpengaruh dan ketergantungan antara gejala di muka bumi.
Contoh : Antara desa dgn kota.

9. Konsep Deferensiasi Areal:
Fenomena yg berbeda antara tempat yg satu dgn yg lain.
Contoh : Areal pedesaan khas dan corak persawahan.

10. Konsep keterkaitan keruangan :
Keterkaitan persebaran suatu fenomena dgn fenomena lain.
Contoh : daerah pantai pada umumnya bermata pencaharian nelayan. {slamet-triyono.blogspot.com}

XF ARISTA PUTRI

Jumlah posting : 3
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by XF KURNIA CAHYANINGTYAS on Fri Aug 07, 2009 1:19 pm

no. 2
Aglomerasi, pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif.

Pengertian Aglomerasi
Tidak terlihat secara jelas makna yang membedakan antara aglomerasi dan kluster. Montgomery mendefinisikan aglomerasi sebagai kosentrasi spasial dari aktifitas ekonomi di kawasan perkotaan karena penghematan akibat lokasi yang berdekatan (economies of proximity) …yang diasosiasikan dengan kluster spasial dari perusahaan, pakerja, dan konsumen (Kuncoro, 2002: 24). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa aglomerasi merupakan pola pengelompokan industri atau sektor usaha dalam suatu wilayah atau kawasan tertentu.
Aglomerasi menurut teori lokasi modern merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi aktifitas ekonomi, aglomerasi juga menjadi salah satu faktor disamping keunggulan komparatif dan skala ekonomi menjelaskan mengapa timbul daerah-daerah dan kota-kota (Soepono, 2002). Terdapat dua macam aglomerasi, yaitu aglomerasi produksi dan aglomerasi pemasaran (Soepono, 2002). Dikatakan aglomerasi produksi bilamana tiap perusahaan yang mengelompok/kluster atau beraglomerasi mengalami eksternalitas positif di bidang produksi, artinya biaya produksi perusahaan berkurang pada waktu produksi perusahaan lain bertambah.
Aglomerasi pemasaran adalah perusahaan-perusahaan dagang atau banyak toko mengelompok dalam satu lokasi. Ada eksternalitas belanja (shopping externality) yang dapat dinikmati yaitu penjualan suatu toko dipengaruhi oleh toko lain disekitarnya. Ada dua produk yang menimbulkan eksternalitas belanja, yaitu barang subtitusi tidak sempurna dan barang komplementer. Barang subtitusi tidak sempurna merupakan barang yang mirip namun tidak sama, pembeli membutuhkan perbandingan (comparison shopping) menyangkut corak, harga, kualitas dan merek sebelum memutuskan untuk membeli. Misalnya dalam membeli sepeda motor, ada Honda, Yamaha, Susuki, Kawasaki dan yang lain-lain. Barang komplementer adalah barang-barang saling melengkapi, misalnya kopi dan gula, CD dan CD Player, toko baju olah raga dengan sepatu olah raga, dan lain-lain.

http://www.firmansyah-ntb.co.cc/aglomerasi-usaha-dan-implikasinya-bagi-kebijakan/



afro afro

XF KURNIA CAHYANINGTYAS

Jumlah posting : 3
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by XF NESSA EKA on Fri Aug 07, 2009 1:31 pm

Konsep Morfologi adl suatu konsep yang berkaitan dengan bentuk dan struktur permukaan bumi,yang berasal dari hasil tenaga endogen dan eksogen yang mengakibatkan terbentuknya berbagai bentuk permukaan bumi.
Bentuk morfologi juga berpengaruh terhadap aktifitas penduduk terhadap lingkungan sekitarnya.
Contoh :
*Penduduk yang tinggal di daerah pegunungan yang subur sebagian besar bermatapencaharian berkebun dan kemajuan penduduknya lebih lambat,sarana transportasi didaerah tersebut masih lebih banyak dilakukan dengan berjalan kaki,dan permukiman penduduknya menggerombol.Sedangkan diwilayah yang topografinya datar lebih maju karena sarana dan prasarana transportasinya lebih memadai dan permukiman penduduknyapun menyebar.

by:NESSA EKA FAUZIA
kelompok 5,tentang konsep morfologi

XF NESSA EKA

Jumlah posting : 3
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by XF ARISTA PUTRI on Fri Aug 07, 2009 1:32 pm

Konsep Morfologi adl suatu konsep yang berkaitan dengan bentuk dan struktur permukaan bumi,yang berasal dari hasil tenaga endogen dan eksogen yang mengakibatkan terbentuknya berbagai bentuk permukaan bumi.
Bentuk morfologi juga berpengaruh terhadap aktifitas penduduk terhadap lingkungan sekitarnya.
Contoh :
*Penduduk yang tinggal di daerah pegunungan yang subur sebagian besar bermatapencaharian berkebun dan kemajuan penduduknya lebih lambat,sarana transportasi didaerah tersebut masih lebih banyak dilakukan dengan berjalan kaki,dan permukiman penduduknya menggerombol.Sedangkan diwilayah yang topografinya datar lebih maju karena sarana dan prasarana transportasinya lebih memadai dan permukiman penduduknyapun menyebar.


by:ARISTA PUTRI
Kelompok 5,tntang konsep morfologi

XF ARISTA PUTRI

Jumlah posting : 3
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by XF NESSA EKA on Fri Aug 07, 2009 1:35 pm

1. Lokasi, adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas :

a. Lokasi Absolut, lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat tetap.

b. Lokasi Relatif, lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah.

2. Jarak, yaitu panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :

a. Jarak Mutlak, satuan panjang yang diukur dengan kilometer.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu

3. Keterjangkauan, menyangkut ketercapaian untuk menjangkau suatu tempat, sarana apa yang digunakan, atau alat komunikasi apa yang digunakan dan sebagainya.

4. Pola, berupa gambar atau fenomena geosfer seperti pola aliran sungai, pola pemukiman, lipatan patahan dan lain-lain.

5. Morfologi, menunjukkan bentuk muka bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan.

6. Aglomerasi, pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif.

7. Nilai Kegunaan, manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

8. Interaksi Interdependensi, keterkaitan ruang antara satu dengan yang lain, misalnya interaksi antara desa dengan kota.

9. Diferensiasi Area, daerah-daerah yan terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain. Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya.

10. Keterkaitan keruangan, hubungan antara penyebaran suatu unsur dengan unsur yang lain pada suatu tempat.

(http://andimanwno.wordpress.com/2008/11/14/konsep-konsep-dasar-geografi/)

XF NESSA EKA

Jumlah posting : 3
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

konsep-konsep geografi

Post by XF ANGGUN TRIANA on Fri Aug 07, 2009 4:25 pm

KONSEP-KONSEP GEOGRAFI
1. Lokasi, adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas :

a. Lokasi Absolut, lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat tetap.

b. Lokasi Relatif, lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah.

2. Jarak, yaitu panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :

a. Jarak Mutlak, satuan panjang yang diukur dengan kilometer.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu

3. Keterjangkauan, menyangkut ketercapaian untuk menjangkau suatu tempat, sarana apa yang digunakan, atau alat komunikasi apa yang digunakan dan sebagainya.

4. Pola, berupa gambar atau fenomena geosfer seperti pola aliran sungai, pola pemukiman, lipatan patahan dan lain-lain.

5. Morfologi, menunjukkan bentuk muka bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan.

6. Aglomerasi, pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif.

7. Nilai Kegunaan, manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

8. Interaksi Interdependensi, keterkaitan ruang antara satu dengan yang lain, misalnya interaksi antara desa dengan kota.

9. Diferensiasi Area, daerah-daerah yan terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain. Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya.

10. Keterkaitan keruangan, hubungan antara penyebaran suatu unsur dengan unsur yang lain pada suatu tempat.

KONSEP KETERJANGKAUAN
mudah dijangkaunya atau tidak mudah di jangkaunya suatu tempat
adalah konsep yang memerlukan usaha untuk mencapai suatu tempat ,, mengingad bumi kita ini terdiri dari struktur tanah yang berbeda-beda maka untuk mencapainya pun perlu usaha yang berbeda-beda
keterjangkauan bisa berubah-ubah m,enurut kemajuan iptek,ekonomi,dan transportasi
contoh
adanya kemajuan iptek ,, kita dapat membuat jalan yang dapat memudahkan kita untuk mencapai suatu daerah yang terdapat di tengah hutan misalnya atau kkita harus melewati rawa-rawa untuk mencapai daerah tersebut dan dengan adanya jalan yang di buat untuk mempermudah kita mencapai daerah tersebut
addanya kemajuan ekonomi ,, dengan uang kita dapat membayar jasa atau kendaraan yang kita gunakan untuk mencaapai suatu tempat .
adanya kemajuan transportasi ,, kita dapat menggunakan pesawat terbang atau yang lainnya untuk mencapai daerah yang di kelilingi bukit , gunung atau pun yang terbentang oleh laut dan samudra .
keterjangkauan pada suatu daerah berbeda-beda menurut tempatnya atau lingkungannya .

XF ANGGUN TRIANA

Jumlah posting : 2
Join date : 31.07.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by XF NURYANTI on Fri Aug 07, 2009 4:38 pm

KONSEP-KONSEP GEOGRAFI

1. Lokasi, adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas :

a. Lokasi Absolut, lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat tetap.

b. Lokasi Relatif, lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah.

2. Jarak, yaitu panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :

a. Jarak Mutlak, satuan panjang yang diukur dengan kilometer.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu

3. Keterjangkauan, menyangkut ketercapaian untuk menjangkau suatu tempat, sarana apa yang digunakan, atau alat komunikasi apa yang digunakan dan sebagainya.

4. Pola, berupa gambar atau fenomena geosfer seperti pola aliran sungai, pola pemukiman, lipatan patahan dan lain-lain.

5. Morfologi, menunjukkan bentuk muka bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan.

6. Aglomerasi, pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif.

7. Nilai Kegunaan, manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

8. Interaksi Interdependensi, keterkaitan ruang antara satu dengan yang lain, misalnya interaksi antara desa dengan kota.

9. Diferensiasi Area, daerah-daerah yan terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain. Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya.

10. Keterkaitan keruangan, hubungan antara penyebaran suatu unsur dengan unsur yang lain pada suatu tempat.
http://andimanwno.wordpress.com/2008/11/14/konsep-konsep-dasar-geografi/

Konsep yang didiskusikan kelompok saya adalah konsep nilai kegunaan.
Menurut kelompok saya konsep nilai kegunaan adalah nilai suatu tempat mempunyai kegunaan yang berbeda-beda dilihat dari fungsinya. Misalnya daerah wisata mempunyai kegunaan dan nilai yang berlainan bagi setiap orang. Tempat wisata tersebut belum tentu bernilai untuk pertanian atau fungsi lainnya.

KONSEP NILAI KEGUNAAN: nilai guna tempat2 dipermukaan bumi berkaitan dengan manfaat dari fenomena yang ada, dan bersifat adalah relatif.

Nilai Kegunaan, manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

























Nilai Kegunaan, manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

Konsep Nilai Kegunaan, nilai kegunaan bersifat relatif artinya suatu objek geografi akan mempunyai kegunaan yang berbeda bagi setiap orang atau kelompok penduduk. Contoh penduduk yang tinggal di daerah pegunungan merasa sulit untuk membeli kebutuhan rumah tangganya, bagi orang kota wilayah pegunungan merupakan tempat wisata yang memiliki udara segar serta jauh dari kebisingan.

Konsep nilai kegunaan, berkaitan dengan manfaat dari fenomena yang ada di permukaan bumi yang bersifat relative. Misalnya daerah wisata mempunyai nilai kegunaan yang berlainan bagi setiap orang, ada orang yang datang ke daerah wisata hanya sekali bahkan ada yang berulang kali.
http://andimanwno.wordpress.com/2008/11/14/konsep-konsep-dasar-geografi/
http://www.sman67-jkt.sch.id/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=122&func=view&id=271&catid=33&lang=eng
mb ....... yang cari cuma aku toch ...........

Basketball Sleep flower flower flower geek geek

XF NURYANTI

Jumlah posting : 3
Join date : 04.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

pertemuan ke 2

Post by XF m.rafian on Fri Aug 07, 2009 5:33 pm

1.
a) concept of location
the concept is adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas :

a. Lokasi Absolut, lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat tetap.

b. Lokasi Relatif, lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah.

b) concept of distance
the concept is panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :

a. Jarak Mutlak, satuan panjang yang diukur dengan kilometer.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu

c) concept of achievability
menyangkut ketercapaian untuk menjangkau suatu tempat, sarana apa yang digunakan, atau alat komunikasi apa yang digunakan dan sebagainya.

d) concept of pattern
berupa gambar atau fenomena geosfer seperti pola aliran sungai, pola pemukiman, lipatan patahan dan lain-lain.

e) concept of morphology
menunjukkan bentuk muka bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan.

f) concept of agglomeration
pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif
g) concept of utility valuel
manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

h) concept of interaction
keterkaitan ruang antara satu dengan yang lain, misalnya interaksi antara desa dengan kota.

i) concept of area differentiation
daerah-daerah yan terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain. Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya.

j) concept of spatial interrelatedness
hubungan antara penyebaran suatu unsur dengan unsur yang lain pada suatu tempat.


2.INTERAKSI
konsep interaksi adalah konsep yang berkaitan dengan ruang satu tempat dengan satu tempat yang lain
konsep yang memerlukan hubungan antara 1 dengan yang lainnya
contoh dari konsep interaksi adalah :
misalkan di desa dipimpin oleh kepala desa dan di kota dipimpin oleh walikota

XF m.rafian

Jumlah posting : 2
Join date : 07.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

JAWAP PERTEMUAN KEDUA

Post by XF TIARA GADING on Fri Aug 07, 2009 5:43 pm

a) concept of location
the meaning this concept is dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu, lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut, menunjukkan lokasi yang tetap berdasarkan garis lintang dan garis bujur (letak astronomis). Contoh: Indonesia terletak pada 6º LU - 11º LS dan 95º BT – 141º BT. Lokasi relatif adalah lokasi yang dipengaruhi oleh daerah sekitarnya, sehingga dapat berubah-ubah seiring dengan perubahan keadaan geografinya. Contohnya daerah Karawang yang dulunya areal pesawahan yang sepi, setelah adanya jalan tol Cikampek-Jakarta lokasi tersebut menjadi pusat perindustrian yang ramai.

b) concept of distance
Jarak mempunyai arti penting bagi kehidupan manusia baik dari segi sosial, ekonomi, dan yang lainnya. Jarak adalah panjang suatu lintasan dari dua lokasi. Contoh secara astronomis wilayah Indonesia berada pada 6º LU - 11º LS dan 95º BT – 141º BT. Berdasarkan kosep jarak maka panjang wilayah Indonesia dari utara selatan 555 km dan barat timur adalah 5.106 km. Untuk menghitungnya 11º – 6º = 5 X 111 = 555 141 – 95 = 46 X 111 = 5.106. angka 111 adalah rumus dimana 1º = 60 menit = 111 km.
c) concept of achievability
berkaitan dengan kondisi permukaan bumi dan ketersediaan sarana prasarana transportasi atau komunikasi yang dapat dipakai. Contohnya, sulitnya menyalurkan bantuan kepada penduduk Yahokimo di Papua yang mengalami musibah kelaparan pada bulan Desember 2005 karena tempatnya terisolasi, yaitu berada di daerah pegunungan yang tinggi, melewati hutan dan rintangan medan yang berat serta terbatasnya alat transportasi dan komunikasi juga disertai cuaca buruk.

d) concept of pattern
Konsep pola dalam geografi mempelajari susunan, bentuk, dan persebaran fenomena geosfer, baik yang bersifat alami maupun yang bersifat sosial budaya. Hampir setiap fenomena atau gejala geografi memiliki sebaran pada wilayah tertentu. Contoh permukiman penduduk di sekitar jalur pantura berderet memanjang mengikuti jalan raya. Desa yang memiliki sumber air atau danau pemukiman penduduknya melingkar.

e) concept of morphology
Morfologi berkaitan dengan bentuk permukaan bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang mengakibatkan terbentuknya berbagai bentuk permukaan bumi. Bentuk morfologi juga berpengaruh terhadap aktifitas penduduk. Contoh penduduk yang tinggal di daerah pegunungan yang subur sebagian besar bermatapencaharian berkebun dan kemajuan penduduknya lambat, sarana transportasi lebih banyak dilakukan dengan jalan kaki, permukiman penduduknya menggerombol . Diwilayah yang topografinya datar lebih maju karena sarana transportasi lebih memadai dan permukiman penduduk menyebar.

f) concept of agglomeration
Aglomerasi merupakan kecenderungan persebaran gejala geografi yang bersifat mengelompok. Pengelompokan ini biasanya dipengaruhi oleh adanya keseragaman atau faktor-faktor umum yang menguntungkan. Contohnya di daerah perkotaan, biasanya penduduk akan mengelompok berdasarkan keseragaman, seperti adanya daerah pemukiman elit dan daerah pemukiman kumuh. Dilingkungan pedesaan juga terjadi aglomerasi seperti adanya desa Mandisari, Tegalsari, Karangsari yang satu sama lain saling berinteraksi.

g) concept of utility valuel
nilai kegunaan bersifat relatif artinya suatu objek geografi akan mempunyai kegunaan yang berbeda bagi setiap orang atau kelompok penduduk. Contoh penduduk yang tinggal di daerah pegunungan merasa sulit untuk membeli kebutuhan rumah tangganya, bagi orang kota wilayah pegunungan merupakan tempat wisata yang memiliki udara segar serta jauh dari kebisingan.

h) concept of interaction
Pada dasarnya unsur-unsur alam saling berinteraksi dan berhubungan pada suatu ruang. Konsep ini juga memberi gambaran kepada kita bahwa tidak ada suatu wilayah di permukaan bumi yang terlepas dari wilayah lainnya. rutinitasnya, interaksi dan interdependensi merupakan peristiwa saling mempengaruhi antar berbagai fenomena geosfer. Contohnya, warga desa akan berinteraksi dengan unsur-unsur keruangannya di pedesaan, diantaranya dalam bentuk mengolah lahan pertanian atau beternak. Begitu juga warga kota akan berinteraksi dengan unsur-unsur keruangan kotanya, diantaranya dalam bentuk mengatur lokasi pabrik, lokasi perkantoran, jalan raya, dan lain-lain. Kemudian terjadi interaksi antara penduduk pedesaan dengan penduduk perkotaan dalam memenuhi masing-masing kebutuhannya. Bahan pangan yang dihasilkan oleh penduduk desa akan dibutuhkan oleh penduduk kota, begitu juga penduduk desa membutuhkan peralatan dan sarana transportasi yang disediakan dari kota untuk pengangkutan barang produk pertanian dari desa ke kota.
i) concept of area differentiation
Setiap daerah memiliki perbedaan dengan wilayah lainnya baik kehidupan penduduknya maupun kondisi alamnya. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari kebiasaan dan budaya penduduknya, keadaan iklimnya, tanah, perairan, tumbuh-tumbuhan, dan alam lingkungan secara keseluruhan. artinya, diferensiasi area berhubungan dengan perbedaan corak antarwilayah di permukaan bumi, dengan corak tertentu yang dapat dibedakan dengan wilayah lain sebagai region. Dengan adanya diferensiasi area akan mendorong interaksi antartempat dalam bentuk mobilisasi penduduk dan pertukaran barang atau jasa.

j) concept of spatial interrelatedness
Ilmu geografi memandang permasalahan di permukaan bumi dalam konteks yang terintegrasi. Artinya, wilayah menjadi satu kesatuan utuh yang di dalamnya ada unsur manusia, alam, lingkungan, dan interaksi antara keduanya. Keterkaitan keruangan menunjukkan derajat keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan fenomena lain di suatu tempat baik yang menyangkut fenomena alam atau sosial. Contohnya, sebagai orang yang hidup di wilayah Indonesia tentu saja harus memahami keadaan tanah airnya sendiri mulai dari budaya bangsanya atau keadaan alamnya yang subur makmur tetapi selalu terancam oleh letusan gunung api, gempa bumi, dan tsunami.

http://geossmanpa.blogspot.com/2009/06/konsep-dasar-geografi.html

2. KELOMPOK 9
Konsep diferesensi area adalah daerah daerah yang terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya.


Terakhir diubah oleh XF TIARA GADING tanggal Fri Aug 07, 2009 6:14 pm, total 1 kali diubah

XF TIARA GADING

Jumlah posting : 2
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by XF DEWI INTAN RATNA SARI on Fri Aug 07, 2009 6:00 pm

Konsep-konsep geografi

1. Lokasi, adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas :

a. Lokasi Absolut, lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat tetap.

b. Lokasi Relatif, lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah.

2. Jarak, yaitu panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :

a. Jarak Mutlak, satuan panjang yang diukur dengan kilometer.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu

3. Keterjangkauan, menyangkut ketercapaian untuk menjangkau suatu tempat, sarana apa yang digunakan, atau alat komunikasi apa yang digunakan dan sebagainya.

4. Pola, berupa gambar atau fenomena geosfer seperti pola aliran sungai, pola pemukiman, lipatan patahan dan lain-lain.

5. Morfologi, menunjukkan bentuk muka bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan.

6. Aglomerasi, pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif.

7. Nilai Kegunaan, manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

8. Interaksi Interdependensi, keterkaitan ruang antara satu dengan yang lain, misalnya interaksi antara desa dengan kota.

9. Diferensiasi Area, daerah-daerah yan terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain. Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya.

10. Keterkaitan keruangan, hubungan antara penyebaran suatu unsur dengan unsur yang lain pada suatu tempat.
http://andimanwno.wordpress.com/2008/11/14/konsep-konsep-dasar-geografi/

Concept of pattern
Concept of Pattern adalah pattern is related to dependency on various geographical phenomena on earth's surface.Geography learns about patterns of form and spreading of geographical phenomena.
Example : a)Pattern of settlements in mountainous area is dominated by spreding pettern.
b)Pattern of river in fold regions is commonly trellis
c)Pattern of flora with th fauna
d)Pattern of bending fracture
e)Pattern of road
f)Pattern of mine
g)Pattern types of ground

Berdasarkan pendapat bersama(kelompok)

geek queen drunken

XF DEWI INTAN RATNA SARI

Jumlah posting : 2
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

pertemuan ke 2

Post by XF ABDUL AZIS on Fri Aug 07, 2009 6:05 pm

1 .)
a) concept of location
the meaning this concept is memiliki makna :
- Lokasi absolut : lokasi yang ditentukan berdasarkan sistem grid/kisi-kisi atau koordinat yaitu pertemuan antara garis bujur dan garis lintang.
- Lokasi relatif : Lokasi yang ditentukan berdasarkan keadaan sekitarnya, baik menguntungkan atau merugikan

b) concept of distance
the meaning this concept is memiliki makna :
- Jarak absolut : Jarak berdasarkan ukuran panjang antara suatu dengan tempat yang lainnya
- Jarak relatif : Jarak berdasarkan situasi dan kondisi yang ada di sekitarnya.

c) concept of achievability
the meaning this concept is hubungan suatu tempat dengan tempat lainnya.

d) concept of pattern
the meaning this concept is adanya pola/bentuk sebaran suatu fenomena (contoh :pemukiman : memanjang, memusat, tersebar, dll)

e) concept of morphology
the meaning this concept is bentuk-bentuk lahan karena proses erosi dan sedimentasi.

f) concept of agglomeration
the meaning this concept is emusatan/penimbunan suatu kawasan.

g) concept of utility valuel
the meaning this concept is nilai guna tempat-tempat di permukaan bumi (pariwisata, industri, dll)

h) concept of interaction
the meaning this concept is saling mempengaruhi dan saling ketergantungan antar gejala di muka bumi.

i) concept of area differentiation
the meaning this concept adanya fenomena yang berbeda antara satu tempat dengan tempat yang lainnya.

j) concept of spatial interrelatedness
the meaning this concept adanya variasi keruangan (spatial)

2.
JARAK
konsep jarak adalah konsepyaitu panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :

a. Jarak Mutlak, satuan panjang yang diukur dengan kilometer.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu

konsep ini merupakan konsep yang digunakan dalam ilmu geografi untuk mengetahui jarak antara 1 tempat dengan tempat yang lainnya

XF ABDUL AZIS

Jumlah posting : 1
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

JAWABAN YANG PERTEMUAN 2

Post by XF AISA SAIKHUSITA on Fri Aug 07, 2009 6:08 pm

no. 2 (kelompok 6)
Aglomerasi, pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif.

Pengertian Aglomerasi
Tidak terlihat secara jelas makna yang membedakan antara aglomerasi dan kluster. Montgomery mendefinisikan aglomerasi sebagai kosentrasi spasial dari aktifitas ekonomi di kawasan perkotaan karena penghematan akibat lokasi yang berdekatan (economies of proximity) …yang diasosiasikan dengan kluster spasial dari perusahaan, pakerja, dan konsumen (Kuncoro, 2002: 24). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa aglomerasi merupakan pola pengelompokan industri atau sektor usaha dalam suatu wilayah atau kawasan tertentu.
Aglomerasi menurut teori lokasi modern merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi aktifitas ekonomi, aglomerasi juga menjadi salah satu faktor disamping keunggulan komparatif dan skala ekonomi menjelaskan mengapa timbul daerah-daerah dan kota-kota (Soepono, 2002). Terdapat dua macam aglomerasi, yaitu aglomerasi produksi dan aglomerasi pemasaran (Soepono, 2002). Dikatakan aglomerasi produksi bilamana tiap perusahaan yang mengelompok/kluster atau beraglomerasi mengalami eksternalitas positif di bidang produksi, artinya biaya produksi perusahaan berkurang pada waktu produksi perusahaan lain bertambah.
Aglomerasi pemasaran adalah perusahaan-perusahaan dagang atau banyak toko mengelompok dalam satu lokasi. Ada eksternalitas belanja (shopping externality) yang dapat dinikmati yaitu penjualan suatu toko dipengaruhi oleh toko lain disekitarnya. Ada dua produk yang menimbulkan eksternalitas belanja, yaitu barang subtitusi tidak sempurna dan barang komplementer. Barang subtitusi tidak sempurna merupakan barang yang mirip namun tidak sama, pembeli membutuhkan perbandingan (comparison shopping) menyangkut corak, harga, kualitas dan merek sebelum memutuskan untuk membeli. Misalnya dalam membeli sepeda motor, ada Honda, Yamaha, Susuki, Kawasaki dan yang lain-lain. Barang komplementer adalah barang-barang saling melengkapi, misalnya kopi dan gula, CD dan CD Player, toko baju olah raga dengan sepatu olah raga, dan lain-lain.

http://www.firmansyah-ntb.co.cc/aglomerasi-usaha-dan-implikasinya-bagi-kebijakan/

XF AISA SAIKHUSITA

Jumlah posting : 3
Join date : 04.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

jawab pertemuan ke 2

Post by Ponco Nugroho on Fri Aug 07, 2009 6:10 pm

1. Konsep Lokasi :membahas tentang letak dari suatu tempat/wilayah di permukaan bumi.konsep dibagikan menjadi 2 macam:
* Lokasi Absolut : Tempat/wilayahnya tetap dan tdk berpindah-pindah.
* Lokasi relative : Tempat/wilayahnya dpt berubah karna suatu faktor tertentu.

2. Konsep jarak : Jark antara satu tmpt ke tempat lainnya.
* Jarak Absolut : Dpt diukur dgn menggunakan satuan ukuran.
* Jarak relative : Dpt dikaitkan dg faktor waktu,ekonomi dan psikologis.

3. Konsep keterjangkauan :
Hub. antara satu tempat dgn tempat yg lainnya,yg dikaitkan dgn sarana dan prasarana angkutan.

4. Konsep pola :
Berkaitan dgn adanya persebaran fenomena geosfer di permukaan bumi.
Contoh : Persebaran flora dan fauna di seluruh belahan dunia.

5. Konsep Morfologi :
Berkaitan dgn fauna bentuk permukaan bumi, sebagai akibat tenaga eksogen dan endogen.
Contoh : Pegunungan, lembah, dataran rendah.

6. Konsep Aglomerasi :
Pemusatan penimbunan suatu kawasan
contoh : kawasan industri, pertanian, pemukiman.

7. Konsep nilai kegunaan :
Suatu nilai guna tempat –tempat di bumi.
Contoh : tempat wisata.

8. Konsep Interaksi dan Interpendensi :
Saling berpengaruh dan ketergantungan antara gejala di muka bumi.
Contoh : Antara desa dgn kota.

9. Konsep Deferensiasi Areal:
Fenomena yg berbeda antara tempat yg satu dgn yg lain.
Contoh : Areal pedesaan khas dan corak persawahan.

10. Konsep keterkaitan keruangan :
Keterkaitan persebaran suatu fenomena dgn fenomena lain.
Contoh : daerah pantai pada umumnya bermata pencaharian nelayan. {slamet-triyono.blogspot.com}

Ponco Nugroho

Jumlah posting : 2
Join date : 04.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

PERTEMUAN KEDUA NO.1

Post by XF AISA SAIKHUSITA on Fri Aug 07, 2009 6:17 pm

XF AISA SAIKHUSITA

Konsep-konsep geografi :
a. Konsep Lokasi; yaitu letak di permukaan bumi, misalnya Gunung Bromo ada/ terletak di Jawa Timur.Konsep Lokasi; yaitu letak di permukaan bumi, misalnya Gunung Bromo ada/ terletak di Jawa Timur.
b. Konsep Jarak; yaitu jarak dari satu tempat ke tempat lain. Jarak dibagi menjadi jarak absolut dan jarak relatif. Jarak absolut merupakan jarak yang ditarik garis lurus antara dua titik. Dengan demikian jarak absolut adalah jarak yang sesungguhnya. Jarak relatif adalah jarak atas pertimbangan tertentu misalnya rute, waktu, biaya, kenyamanan dsb. Misalnya jarak Jakarta ke Bandung 180 km atau Jakarta – Bandung dapat ditempuh dalam waktu 3 jam melewati Puncak. Kedua hal ini merupakan contoh jarak relatif berdasarkan pertimbangan rute dan waktu.
c. Konsep Keterjangkauan; yaitu mudah dijangkau atau tidaknya suatu tempat, misalnya dari Jakarta ke Kota Cirebon lebih mudah dijangkau dibandingkan dengan dari Jakarta ke Pulau Kelapa (di kepulauan Seribu) karena kendaraan Jakarta – Cirebon lebih mudah didapat dibandingkan dengan Jakarta – Pulau Kelapa.
d. Konsep Pola; yaitu persebaran fenomena antara lain misalnya pola pemukiman yang menyebar, yang berbentuk garis dan sebagainya.
e. Konsep Morfologi; yaitu bentuk lahan, misalnya dalam kaitannya dengan erosi dan sedimentasi.
f. Konsep Aglomerasi; yaitu pola-pola pengelompokan/konsentrasi. Misalnya sekelompok penduduk asal daerah sama, masyarakat di kota cenderung mengelompok seperti permukiman elit, pengelompokan pedagang dan sebagainya. Di desa masyarakat rumahnya menggerombol/mengelompok di tanah datar yang subur.
g. Konsep Nilai Kegunaan; yaitu nilai suatu tempat mempunyai kegunaan yang berbeda-beda dilihat dari fungsinya. Misalnya daerah wisata mempunyai kegunaan dan nilai yang berlainan bagi setiap orang. Tempat wisata tersebut belum tentu bernilai untuk pertanian atau fungsi lainnya.
h. Konsep Interaksi dan Interdependensi; yaitu keterkaitan dan ketergantungan satu tempat dengan tempat lainnya. Misalnya antara kota dan desa sekitarnya terjadi saling membutuhkan.
i. Konsep Deferensiasi Areal; yaitu fenomena yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya atau kekhasan suatu tempat.
j. Konsep Keterkaitan Keruangan (Asosiasi); yaitu menunjukkan derajad keterkaitan antar wilayah, baik mengenai alam atau sosialnya.(http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=123&fname=geo101_09.htm) Very Happy

XF AISA SAIKHUSITA

Jumlah posting : 3
Join date : 04.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

jawab pertanyaan ke 2

Post by XF KUSRYAN RINDIAN TOKO on Fri Aug 07, 2009 6:23 pm

ha ha ha
1.)
a) concept of location is Lokasi, adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas :

a. Lokasi Absolut, lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat tetap.

b. Lokasi Relatif, lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah.


b) concept of distance is yaitu panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :

a. Jarak Mutlak, satuan panjang yang diukur dengan kilometer.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu


c) concept of achievability is yaitu panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :

a. Jarak Mutlak, satuan panjang yang diukur dengan kilometer.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu


d) concept of pattern is berupa gambar atau fenomena geosfer seperti pola aliran sungai, pola pemukiman, lipatan patahan dan lain-lain.

e) concept of morphology
menunjukkan bentuk muka bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan.

f) concept of agglomeration
pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif.

g) concept of utility valuel
manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

h) concept of interaction
keterkaitan ruang antara satu dengan yang lain, misalnya interaksi antara desa dengan kota
i) concept of area differentiation
daerah-daerah yan terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain. Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya.

j) concept of spatial interrelatedness
hubungan antara penyebaran suatu unsur dengan unsur yang lain pada suatu tempat.

2.KELOMPOK 10
KETERKAITAN RUANGAN adalah konsep yang mempunyai hubungan antara penyebaran suatu unsur dengan unsur yang lain pada suatu tempat

XF KUSRYAN RINDIAN TOKO

Jumlah posting : 2
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by XF HENI SUCI W on Fri Aug 07, 2009 6:40 pm

1. LOCATION, adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas :

a. Lokasi Absolut, lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat tetap.

b. Lokasi Relatif, lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah.

2. DISTANCE, yaitu panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :

a. Jarak Mutlak, satuan panjang yang diukur dengan kilometer.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu

3. ACHIEVABILITY, menyangkut ketercapaian untuk menjangkau suatu tempat, sarana apa yang digunakan, atau alat komunikasi apa yang digunakan dan sebagainya.

4. PATTERN, berupa gambar atau fenomena geosfer seperti pola aliran sungai, pola pemukiman, lipatan patahan dan lain-lain.

5. MORPHOLOGY, menunjukkan bentuk muka bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan.

6. AGGLOMERATON, pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif.

7. UTILITY VALUEL, manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

8. INTERACTION, keterkaitan ruang antara satu dengan yang lain, misalnya interaksi antara desa dengan kota.

9. DIFFERENTIATION, daerah-daerah yan terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain. Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya.

10. SPATIAL INTERRELATEDNESS, hubungan antara penyebaran suatu unsur dengan unsur yang lain pada suatu tempat.

(http://andimanwno.wordpress.com/2008/11/14/konsep-konsep-dasar-geografi/)


Laughing Question Question Rolling Eyes Laughing

XF HENI SUCI W

Jumlah posting : 1
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

10 konsep Geografi

Post by xf agnes septiani on Fri Aug 07, 2009 6:58 pm

1. konsep pola
2. konsep keterjangkauan
3. konsep deferensi area
4. konsep lokasi
5. konsep jarak
6. konsep keterkaitan ruangan
7. konsep morfologi
8. konsep glomerasi
9. konsep nilai kegunaan
10.konsep interaksi

Konsep pola adalah fenomena antara lain,misalnya: pola pemukiman yang menyebar di tepi sungai.

xf agnes septiani

Jumlah posting : 2
Join date : 07.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by XF ENDAH YUNI TABRINA on Fri Aug 07, 2009 7:36 pm

1. 10 Konsep dasar geografi :
a. Konsep Lokasi
b. Konsep Jarak
c. Konsep Keterjangkauan
d. Konsep Pola
e. Konsep Morfologi
f. Konsep Aglomerasi
g. Konsep Nilai Kegunaan
h. Konsep Interaksi
i. Konsep Diferensiasi Area
j. Konsep Keterkaitan Ruang


2. Konsep Nilai Ketergantungan merupakan fenomena geografi atau sumber daya yang bersifat relatif antara wilayah satu dengan yang lain.

contoh :
laut memiliki nilai kegunaan bagi para nelayan,dibandingkan petani

XF ENDAH YUNI TABRINA

Jumlah posting : 2
Join date : 05.08.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pertemuan ke 2

Post by Sponsored content Today at 5:18 am


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik